Pria Ini Sanggup Bikin Vespa 'Gado-gado' Bermesin Mio

Posted on

59dc84f60f6cc-salah-satu-motor-karya-ruli_663_382 Pria Ini Sanggup Bikin Vespa 'Gado-gado' Bermesin Mio

VIVA.co.id – Bagi penggemar skuter asal Italia, tentu sudah tak asing lagi dengan Vespa MP6 lansiran 1945, Vespa Douglas 1956, dan Super 1973. Namun, untuk mendapatkan ketiga model Vespa ini bukan mudah, karena sudah menjadi barang langka dan harga jualnya pun selangit. Apalagi jika bicara skuter asal Prancis yakni, Terrot.

Tetapi bagi Anda yg tertarik dengan jenis-jenis skuter antik ini, bisa saja mendapatkannya dengan mudah, bahkan dengan harga bersahabat. Sebab, Ruli Wood Custom yg berawal sebagai perajin furnitur bisa mereproduksi motor-motor antik tersebut hanya dengan melihat di dunia maya. Konsumennya yg tertarik bahkan bisa memilih mesin yg akan digunakan. Harga yg ditawarkan juga tergolong murah.

“Ini seluruh replika (MP6, Douglas) atau istilahnya reproduksi. Bodi seluruh saya bikin sendiri di workshop saya di Jepara, pakai pelat galvanis 1,3 milimeter sesuai standar Vespa. Mesinnya dari Vespa yg lebih muda, atau matik Jepang juga bisa,” ujar Ruli Krisnawan, owner Ruli Wood Custom di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Urusan harga tentu tergantung model yg diinginkan. Makin sulit pengerjaan harga yg dipatok bakal semakin mahal. Seperti halnya Vespa Douglas 1956 dengan mesin Super 1974 dibanderol Rp33 juta, sedangkan skuter asal Terrot harganya Rp41 juta. Harga tergolong terjangkau karena basis mesin yg digunakan adalah Vespa.

“Terrot bikinnya susah. Kita enggak ada master-nya soalnya. Jadi motor ini bikin berlandaskan lihat gambar di internet saja. Spesifikasi dan lain-lain ya cuma andalkan Google. Kalau yg lain kaya Douglas, kita bayarin atau pinjam buat bikin master-annya,” ujarnya.

Dia juga mengaku siap menerima pesanan gado-gado. “Saya lagi bikin Vespa mesinnya Mio, tapi belum jadi. Ada juga yg kepengin depannya Terrot, tapi belakangnya Lambretta. Enggak masalah, saya sanggupi saja. Mesinnya terserah konsumen maunya apa kita bisa,” kata dia.

Kepiawaiannya membuat Vespa repro berawal sejak dua tahun lalu. Ruli memang jago ketak-ketok dan mengelas. Hingga kemahirannya itu membawanya meninggalkan dunia furnitur dan beralih ke usaha reproduksi motor antik. Berhubung dia gandrung akan Vespa, maka jenis itulah yg digarapnya.

“Niat itu makin jadi karena saya waktu itu terpaksa jual Lambretta J125. Sejak itu saya cari lagi barang kayak begitu susah. Ada tapi mahal, atau ada uang barang enggak ada. Jadi ini sekalian memfasilitasi orang yg ingin punya skuter jadul tapi terjangkau.”

Sumber : viva

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *